{"id":741,"date":"2022-01-04T09:51:55","date_gmt":"2022-01-04T02:51:55","guid":{"rendered":"https:\/\/duniacoding.info\/?p=741"},"modified":"2022-01-05T09:31:35","modified_gmt":"2022-01-05T02:31:35","slug":"kenapa-harus-belajar-laravel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/kenapa-harus-belajar-laravel\/","title":{"rendered":"Belajar Laravel 8 #1 : Kenapa Harus Belajar Laravel?"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/duniacoding.info\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/laravel_logo_icon_170314.png\" alt=\"belajar laravel\" class=\"wp-image-762\" width=\"841\" height=\"421\" srcset=\"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/laravel_logo_icon_170314.png 512w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/laravel_logo_icon_170314-300x150.png 300w\" sizes=\"(max-width: 841px) 100vw, 841px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Laravel merupakan salah satu Framework yang cukup terkenal di Dunia Web Programming. Oleh karena itu di seri ini, kita akan Belajar Laravel 8, mulai dari Pengenalan, Instalasi, sampai Penerapan Laravel di Aplikasi berbasis Website kita.<\/p>\n\n\n\n<p>Di Artikel ini kita akan berkenalan dulu tentang apa itu Laravel?.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa itu Laravel?<\/h2>\n\n\n\n<p>Menurut pengertian pada Web Resminya, <em><code>Laravel is a web application framework with expressive, elegant syntax.<\/code><\/em> Jadi bisa kita simpulkan bahwa Laravel ini adalah Framework untuk <em>Web Appliaction <\/em>atau Aplikasi berbasis Website. Secara khusus, Laravel ini adalah Framework dari bahasa PHP. Dikarenakan PHP ini adalah Bahasa Pemrograman yang dikhususkan untuk pengembangan Website, begitu juga Laravel, yang sama-sama dikhususkan untuk pengembangan Website.<\/p>\n\n\n\n<p>Laravel sudah diluncurkan dari tahun 2011, dan sudah berkembang sangat jauh. Pada tahun 2015 Laravel menjadi Framework yang paling banyak mendapat <em>Star <\/em>di <em>Github. <\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Laravel membuat pengembangan Website menjadi lebih cepat, elegan, dan ekspresif. Seperti Pengertian pada website resminya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Fitur Utama Laravel<\/h2>\n\n\n\n<p>Dalam penggunaanya, Laravel ini memiliki beberapa Fitur andalan yang memudahkan kita dalam developing Website kita. Disini akan aku jelaskan beberapa Fitur tersebut<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. MVC (Model, View, and Controller)<\/h3>\n\n\n\n<p>Konsep MVC merupakan hal yang akan kita pelajari selama kita belajar Laravel. MVC (Model, View, dan Controller) merupakan konsep pemrograman yang sangat terkenal. MVC ini memudahkan kita dalam Develop, membuat coding kita lebih rapi, serta memudahkan kita dalam Debugging.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Templating<\/h3>\n\n\n\n<p>Laravel memiliki Templating untuk File tampilannya sendiri. Jadi, apabila PHP biasanya exstensinya hanya <em>.php <\/em>di Laravel kita memakai syntax <em>.blade.php<\/em>. Templating ini berguna kedepannya saat kita menggabungkan Tampilan kita ke Database<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Eloquent<\/h3>\n\n\n\n<p>Eloquent adalah sebuah fitur pada Laravel yang memudahkan kita untuk mengolah data pada Database kita. <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Testing<\/h3>\n\n\n\n<p>Yang terakhir adalah Testing. Laravel memberikan kita sebuah Server <code><em>localhost <\/em><\/code>yang bisa kita gunakan untuk testing Laravel kita.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Persiapan Belajar Laravel<\/h2>\n\n\n\n<p>Ada beberapa hal yang harus kita perhatikan untuk belajar Laravel. Pertama adalah dasar Pemahaman kita tentang Bahasa Pemrograman, karena Laravel adalah framework dari bahasa PHP, maka kita sebisa mungkin harus mempelajari Dasar dari Bahasa Pemrograman PHP terlebih dahulu. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain belajar PHP, kita juga harus mengerti tentang pengolahan <em>Database <\/em>dengan <code>SQL<\/code>. Simplenya kita tau kalau <em>Database <\/em>bisa dilihat dan diolah menggunakan Bahasa <code>SQL,<\/code> itu juga yang akan kita gunakan dalam mengolah <em>Database <\/em>kita via Laravel. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu ada beberapa <em>tools <\/em>yang harus kita siapkan untuk belajar Laravel. Detailnya ada dibawah ini<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>PHP v 7.4 \/ 8 <a href=\"https:\/\/www.php.net\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">https:\/\/www.php.net\/<\/a><\/li><li>MySQL<\/li><li>Composer <a href=\"http:\/\/getcomposer.com\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">http:\/\/getcomposer.com<\/a><\/li><li>IDE (Visual Studio Code)<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Laravel sekali lagi adalah Framework yang cukup terkenal untuk Web Developer. Di Indonesia sendiri Laravel banyak digunakan untuk <em>Backend <\/em>Developer, walau pada penerapannya Laravel sebenarnya bisa digunakan untuk <em>Frontend <\/em>juga walaupun Kekuatannya tidak secepat <em>Framework Frontend <\/em>Konvensional seperti <em>React <\/em>atau <em>Vue. <\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Sebelum kita lanjut Artikel ini, pastikan teman-teman  sudah belajar Bahasa PHP ya. Kalau belum, bisa dilihat artikelnya dibawah sini yaa<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li><a href=\"https:\/\/duniacoding.info\/kenapa-kamu-harus-belajar-pemrograman-php\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Belajar PHP #1 : Alasan Kenapa Kamu Harus Belajar PHP<\/a><\/li><\/ol>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Laravel merupakan salah satu Framework yang cukup terkenal di Dunia Web Programming. Oleh karena itu di seri ini, kita akan Belajar Laravel 8, mulai dari Pengenalan, Instalasi, sampai Penerapan Laravel di&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":762,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[93,94,49],"class_list":["post-741","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tutorial","tag-laravel","tag-laravel-8","tag-tutorial"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/741","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=741"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/741\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":813,"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/741\/revisions\/813"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/762"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=741"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=741"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=741"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}