{"id":666,"date":"2021-12-21T13:04:56","date_gmt":"2021-12-21T06:04:56","guid":{"rendered":"https:\/\/duniacoding.info\/?p=666"},"modified":"2021-12-21T13:08:56","modified_gmt":"2021-12-21T06:08:56","slug":"belajar-php-fitur-delete-pada-php","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/belajar-php-fitur-delete-pada-php\/","title":{"rendered":"Belajar PHP #13 : Fitur Delete pada PHP"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"443\" src=\"https:\/\/duniacoding.info\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/carbon-1-1024x443.png\" alt=\"Fitur Delete pada PHP\" class=\"wp-image-672\" srcset=\"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/carbon-1-1024x443.png 1024w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/carbon-1-300x130.png 300w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/carbon-1-768x332.png 768w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/carbon-1-1536x665.png 1536w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/carbon-1.png 1548w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Okay, setelah kemarin kita mempelajari cara untuk <code>Input data pada PHP<\/code>, sekarang kita akan mempelajari <code>Fitur Delete pada PHP<\/code>. Jadi artikel ini akan melanjutkan artikel sebelumnya pada Penerapan OOP di Php juga. Sebenarnya kita bisa melakukan Fitur Delete ini melalui Database Phpmyadmin, tapi pada artikel ini fokus kita akan belajar untuk Menghapus Data lewat Website kite. <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Penjelasan Fitur Delete pada PHP<\/h2>\n\n\n\n<p>Jadi, kalau teman-teman tau, Kita bisa menghapus data dari <code>Database <\/code>dengan Menggunakan <code>SQL<\/code>. Nah, pada Fitur delete pada PHP ini kita juga akan menggunakan SQL. Mari kita lihat contoh SQL nya<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-syntaxhighlighter-code \"><pre class=\"brush: plain; title: ; notranslate\" title=\"\">\nDELETE FROM siswa WHERE id = 3\n<\/pre><\/div>\n\n\n<p>Nah, bisa dilihat pada Syntax diatas kalau kita menggunakan Syntax <code>DELETE<\/code>. Setelah itu kita menentukan kita ingin menghapus Data dari tabel mana. Disitu bisa dilihat tulisannya <code>FROM siswa<\/code>. Nah setelah tau Tabel apa yang ingin kita hapus Datanya. Kita tinggal menentukan Data mana yang ingin kita hapus. Kalau di Syntax diatas kita memakai Data <code>id<\/code>. Jadi yang dihapus adalah <code>Data <\/code>yang memiliki <code>id<\/code> <code>= 3<\/code>, bisa dilihat di syntax <code>WHERE id = 3<\/code>.<\/p>\n\n\n\n<p>Okay sekarang kita fokus untuk Ngoding untuk Fitur delete pada PHP ini. Kita akan menambah 1 kolom pada <code>index.php<\/code> untuk action tombol <code>Edit <\/code>dan <kbd>Delete<\/kbd>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Coding pada <code>index.php<\/code><\/h2>\n\n\n\n<p>Nah, pada file index.php ini kita harus menambahkan beberapa Hal. <br>Pertama, kita harus menambahkan Kolom baru, untuk action. Jadi sekarang Bagian Judul Rownya akan jadi seperti ini<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-syntaxhighlighter-code \"><pre class=\"brush: plain; title: ; notranslate\" title=\"\">\n&lt;tr&gt;\n    &lt;th scope=&quot;col&quot;&gt;No&lt;\/th&gt;\n     &lt;th scope=&quot;col&quot;&gt;Nama&lt;\/th&gt;\n     &lt;th scope=&quot;col&quot;&gt;Email&lt;\/th&gt;\n     &lt;th scope=&quot;col&quot;&gt;Jenis Kelamin&lt;\/th&gt;\n     &lt;th scope=&quot;col&quot;&gt;Action&lt;\/th&gt;\n&lt;\/tr&gt;\n<\/pre><\/div>\n\n\n<p>Bisa dilihat disyntax diatass kita menambahkan 1 Row baru yaitu <code>&lt;th scope=\"col\"&gt;Action&lt;\/th&gt;<\/code>. Setelah menambah Row diatas. Sekarang dibagian Datanya kita akan menambahkan sebuah <code>Link <\/code>yang mengarah ke <code>File <\/code>untuk <code>Delete Data <\/code>kita. Syntaxnya seperti ini<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-syntaxhighlighter-code \"><pre class=\"brush: plain; title: ; notranslate\" title=\"\">\n&lt;td&gt;\n     &lt;a href=&quot;deleteSiswa.php?id=&lt;?= $item&#91;&#039;id&#039;] ?&gt;&quot;&gt;Delete&lt;\/a&gt;\n&lt;\/td&gt;\n<\/pre><\/div>\n\n\n<p>Nah, pada Syntax diatas. kita akan diarahkan menuju <code>deleteSiswa.php<\/code>, yaitu file untuk menghapus <code>Data <\/code>kita, dan juga kita mengirim <code>id<\/code> yang bisa dilihat di syntax <code>id=&lt;?= $item['id']<\/code>. Nah maksud adanya pengiriman <code>id<\/code> disini adalah untuk memberi tau Codingan kita, <code>Data <\/code>dengan <code>id <\/code>berapa yang akan dihapus.<\/p>\n\n\n\n<p>Okay kita selesai membuat Coding untuk index.php, Seharusnya nanti akan tampil seperti ini<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"156\" src=\"https:\/\/duniacoding.info\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/13-1-1024x156.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-670\" srcset=\"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/13-1-1024x156.png 1024w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/13-1-300x46.png 300w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/13-1-768x117.png 768w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/13-1.png 1491w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Setelah ini, kita akan mengerjakan Fitur Delete pada OOP kita. <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Coding pada <code>SiswaController.php<\/code><\/h2>\n\n\n\n<p>Sekarang kita akan fokus untuk menambahkan Codingan ke <code>Controller <\/code>kita. Seperti yang aku jelaskan tadi, Fitur Delete pada PHP ini akan memanfaatkan <code>SQL<\/code>, jadi kita akan menginputkan Syntax <code>SQL <\/code>kedalam <code>Controller<\/code> kita. Tambahkan Codingan ini ke <code>OOP SiswaController.php<\/code>.<\/p>\n\n\n\n<p>File <code>SiswaController.php<\/code><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-syntaxhighlighter-code \"><pre class=\"brush: plain; title: ; notranslate\" title=\"\">\npublic function deleteSiswa($id)\n        {\n            $this-&gt;pdo-&gt;setAttribute(PDO::ATTR_ERRMODE, PDO::ERRMODE_EXCEPTION);\n            $query = &quot;DELETE FROM siswa WHERE id=&#039;&quot; . $id . &quot;&#039;&quot;;\n            $stmt = $this-&gt;pdo-&gt;prepare($query);\n            $stmt-&gt;execute();\n            return $stmt-&gt;rowCount();\n        }\n<\/pre><\/div>\n\n\n<p>Bisa kita lihat dari syntax yang kita tambahkan diatas. Kita sudah membuat sebuah fungsi untuk Menghapus siswa yaitu <code>deleteSiswa()<\/code>. Tapi Fungsi ini memiliki paramtere yaitu <code>id<\/code>. Seperti yang sudah dijelaskan tadi, <code>id <\/code>ini akan berguna untuk kita agar kita tau Data dengan <code>id <\/code>berapa yang ingin kita hapus.<\/p>\n\n\n\n<p>Bisa dilihat juga di fungsi ini kita memiliki query SQL untuk menghapus Datanya yaitu <code>\"DELETE FROM siswa WHERE id='\" . $id . \"'\";<\/code>.<\/p>\n\n\n\n<p>Sekarang fokus ke Codingan terakhir yaitu file  untuk menjalankan Fitur Delete pada PHP ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Coding <code>deleteSiswa.php<\/code><\/h2>\n\n\n\n<p>File <code>deleteSiswa.php<\/code> ini adalah file yang kita butuhkan untuk menjalankan fitur Delete pada PHP. File ini hanya akan berisi perintah untuk menjalankan Fungsi deleteSiswa saja. jadi tidak akan ada tampilan html apapun di file ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Sekarang mari kita Lihat syntaxnya<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-syntaxhighlighter-code \"><pre class=\"brush: plain; title: ; notranslate\" title=\"\">\n&lt;?php\n    include_once &#039;Controller\/SiswaController.php&#039;;\n\n    $id = $_GET&#91;&#039;id&#039;];\n    $siswa = new Siswa;\n    $deleteSiswa = $siswa-&gt;deleteSiswa($id);\n    if ($deleteSiswa) {\n        echo &quot;&lt;script&gt;alert(&#039;Siswa Berhasil dihapus&#039;);window.location = &#039;index.php&#039;;&lt;\/script&gt;&quot;;\n    }\n\n<\/pre><\/div>\n\n\n<p>Okay bisa dilihat dari Codingan kita diatas. Yang jelas kita harus tetap include <code>Controller <\/code>kita. Setelah itu kita mengetahui <code>id <\/code>dari Data yang akan kita hapus dengan cara <code>$_GET['id']<\/code>. Kita dapat data id itu dari id yang dikirimkan saat kita klik tombol delete yang ada di index.php.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah itu kita menjalankan fitur <code>deletSiswa($id)<\/code>. Dan apabila sudah selesai, maka kita akan diarahkan kembali ke <code>index.php<\/code>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Nah di artikel Fitur delete pada PHP ini kita sudah mempelajari bagaimana kita bisa menghapus Data tanpa harus membuka Database kita. Hal ini sering aku temukan di Dunia Kerja dan tentunya salah satu Fitur yang penting karena merupakan bagian dari CRUD (Create, Read, Update, dan Delete).<\/p>\n\n\n\n<p>Oh iya, temen-temen bisa belajar Tentang cara Input disini<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li><a href=\"https:\/\/duniacoding.info\/menampilkan-gambar-di-html-dengan-mudah\/\" data-type=\"post\" data-id=\"638\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Belajar PHP #12 : Belajar Fitur Input pada PHP<\/a><\/li><\/ol>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Okay, setelah kemarin kita mempelajari cara untuk Input data pada PHP, sekarang kita akan mempelajari Fitur Delete pada PHP. Jadi artikel ini akan melanjutkan artikel sebelumnya pada Penerapan OOP di Php&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":672,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[84,46,61],"class_list":["post-666","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tutorial","tag-delete","tag-php","tag-tutorial-php"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/666","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=666"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/666\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":681,"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/666\/revisions\/681"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/672"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=666"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=666"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=666"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}