{"id":308,"date":"2021-11-16T13:21:13","date_gmt":"2021-11-16T06:21:13","guid":{"rendered":"https:\/\/duniacoding.info\/?p=308"},"modified":"2021-11-20T15:31:37","modified_gmt":"2021-11-20T08:31:37","slug":"belajar-php-array-dalam-php","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/belajar-php-array-dalam-php\/","title":{"rendered":"Belajar PHP #3 : Array Pada PHP"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"637\" src=\"https:\/\/duniacoding.info\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/carbon-1-1024x637.png\" alt=\"Belajar PHP. Array pada PHP\" class=\"wp-image-333\" srcset=\"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/carbon-1-1024x637.png 1024w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/carbon-1-300x187.png 300w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/carbon-1-768x478.png 768w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/carbon-1-1536x955.png 1536w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/carbon-1.png 1544w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Belajar PHP : Apa itu Array?<\/h2>\n\n\n\n<p>Dalam Hal Belajar PHP, Array adalah struktur data yang memungkinkan anda untuk menyimpan beberapa Data dalam satu variabel. Data yang disimpan dalam Array memiliki pendamping yang dinamakan index. Index ini berfungsi sebagai alamat dari Data pada Array. Array adalah hal yang wajib dipelajari saat kita belajar Hampir semua bahasa Pemrograman, dikarenakan Array ini akan memudahkan kita dalam menyimpan sebuah Data. <\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai contoh, anggap saja kita ingin menyimpan Data untuk 3 Kendaraan, Mobil, Motor, dan Sepeda. Tanpa Array, kita harus membuat Tiga Variable untuk menyimpan ketiga kendaraan tersebut. Akan tetapi dengan Array kita cukup memakai satu Variable saja, mungkin akan terlihat seperti ini.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-syntaxhighlighter-code \"><pre class=\"brush: plain; title: ; notranslate\" title=\"\">\n&lt;?php\n    $array_kendaraan = &#91;&#039;Mobil&#039;, &#039;Motor&#039;, &#039;Sepeda&#039;];\n?&gt;\n<\/pre><\/div>\n\n\n<p>Seperti yang ada dicontoh, kita sudah menggunakan satu variable <code>$array_kendaraan<\/code> untuk menyimpan 3 Data sekaligus. Hebatnya lagi, kedepannya kita bisa menambahkan banyak Data kedalam variable  <code>$array_kendaraan<\/code> ini tanpa khawatir akan penuh ataupun harus membuat Variable baru lagi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Membuat Array Pada PHP<\/h2>\n\n\n\n<p>Dalam hal ini, terdapat beberapa cara untuk Membuar Array dalam PHP. Salah satunya adalah dengan menginisiasi variable lalu di isi dengan fungsi <code>array()<\/code> seperti dibawah ini<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-syntaxhighlighter-code \"><pre class=\"brush: plain; title: ; notranslate\" title=\"\">\n&lt;?php\n    $kendaraan = array();\n?&gt;\n<\/pre><\/div>\n\n\n<p>Nah, kita sudah berhasil membuat array kosong dengan variable<code> $kendaraan<\/code><\/p>\n\n\n\n<p>Selain dengan fungsi  <code>array()<\/code>, Ada cara lain untuk membuat Array dengan lebih mudah, yaitu dengan menggunakan Kurung siku ([ ]). Kurung siku merupakan tempat buat menyimpan Data.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-syntaxhighlighter-code \"><pre class=\"brush: plain; title: ; notranslate\" title=\"\">\n&lt;?php\n    $kendaraan = &#91;];\n?&gt;\n<\/pre><\/div>\n\n\n<p>Sekarang, mari kita tambahkan isi ke Array <code>$kendaraan<\/code><\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-syntaxhighlighter-code \"><pre class=\"brush: plain; title: ; notranslate\" title=\"\">\n&lt;?php\n    $kendaraan = &#91;];\n    $kendaraan&#91;] = &#039;Mobil&#039;;\n    $kendaraan&#91;] = &#039;Motor&#039;;\n    $kendaraan&#91;] = &#039;Sepeda&#039;;\n    echo &#039;&lt;pre&gt;&#039;;\n    print_r($kendaraan);\n?&gt;\n<\/pre><\/div>\n\n\n<p>Potongan Code diatas akan menghasilkan output<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-preformatted\">Array\n(\n    [0] =&gt; Mobil\n    [1] =&gt; Motor\n    [2] =&gt; Sepeda\n)<\/pre>\n\n\n\n<p>Harus sama-sama kita pahami, index di array dimulai dengan angka 0. Setiap kali kita menambahkan nilai, maka index akan secara otomatis bertambah dikarenakan Array memberikan index secara otomatis.<\/p>\n\n\n\n<p>Tentu saja kita bisa mendeklarasikan Array yang sudah di isi dengan Data-data. Ini merupakan cara paling sinkat untuk mendeklarasikan Array jika kita sudah tau ingin mengisi Array dengan Data tertentu.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-syntaxhighlighter-code \"><pre class=\"brush: plain; title: ; notranslate\" title=\"\">\n&lt;?php\n    $kendaraan = &#91;&#039;Mobil&#039;, &#039;Motor&#039;, &#039;Sepeda&#039;];\n?&gt;\n<\/pre><\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Mengakses Data pada Array<\/h2>\n\n\n\n<p>Sebelumnnya, sudah dijelaskan bahwa pada setiap Array memiliki index yang mendampingi Data didalamnya. Index ini lah yang akan kita manfaatkan untuk mengakses Data.<\/p>\n\n\n\n<p>Simple nya, saya contohkan dibawah ini.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-syntaxhighlighter-code \"><pre class=\"brush: plain; title: ; notranslate\" title=\"\">\n&lt;?php\n    $kendaraan = &#91;&#039;Mobil&#039;, &#039;Motor&#039;, &#039;Sepeda&#039;];\n\n    echo $kendaraan&#91;0];\n    echo &#039;&lt;br&gt;&#039;;\n    echo $kendaraan&#91;2];\n?&gt;\n\n<\/pre><\/div>\n\n\n<p>Potongan code diatas menghasilkan output<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>Mobil\nSepeda<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Bisa dilihat Output dari codingan diatas adalah <code>Mobil<\/code> dan <code>Sepeda<\/code>, yang apabila kita lihat di Array kita, berada di Index 0 dan 2, karena Index dimulai dari angka 0. Jadi kita bisa mengeluarkan salah satu Data dengan cara memanggil Variable dengan tambahan pasangan indexnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Akan tetapi, bagaimana jika kita ingin menampilkan semua Data, akan tetapi Data yang ada pada <code>Array<\/code> sangatlah banyak?. Nah, di dalam bahasa PHP ada satu logika yang dinamakan <code>looping<\/code>. Looping (Perulangan) ini merupakan sebuah logika untuk mengulang syntax yang ada di dalam fungsi looping.<\/p>\n\n\n\n<p>Disini, akan dijelaskan looping dengan menggunakan <code>foreach<\/code>. Sesuai artinya, <code>foreach<\/code> (untuk setiap) akan melakukan perulangan sesuai jumlah Data pada Array. Anggap saja Datanya ada 100, maka akan melakukan perulangan sebanyak 100 kali. <\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-syntaxhighlighter-code \"><pre class=\"brush: plain; title: ; notranslate\" title=\"\">\n&lt;?php\n    $kendaraan = &#91;&#039;Mobil&#039;, &#039;Motor&#039;, &#039;Sepeda&#039;, &#039;Bis&#039;, &#039;Pesawat&#039;, &#039;Kapal&#039;];\n\n    foreach($kendaraan as $item){\n        echo $item;\n        echo &#039;&lt;br&gt;&#039;;\n    }\n?&gt;\n<\/pre><\/div>\n\n\n<p>Kode diatas menghasilkan Output<\/p>\n\n\n\n<pre class=\"wp-block-code\"><code>Mobil\nMotor\nSepeda\nBis\nPesawat\nKapal<\/code><\/pre>\n\n\n\n<p>Bisa dilihat, kita berhasil menampilkan seluruh Data tanpa memanggil satu-persatu menggunakan index. Hal ini tentu memudahkan kita untuk <em>Developing <\/em>kedepannya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Jenis-jenis Array pada PHP<\/h2>\n\n\n\n<p>Saat Belajar PHP, utamanya Array.  Array ini dibagi jadi beberapa jenis. <\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Array berindex Numeric<\/li><li>Array Assosiatif<\/li><li>Array Multidimensi<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Kita akan bahas secara singkat Jenis-jenis Array disini. <\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Array Berindex Numeric<\/h2>\n\n\n\n<p>Ini adalah jenis yang paling umum kita temui dalam Pemrograman. Faktanya, semua Array yang saya jelaskan sejauh ini adalah Array Berindex Numeric. <\/p>\n\n\n\n<p>Index pada Array ini ditetapkan secara Otomatis saat kita tidak menentukannya sendiri.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-syntaxhighlighter-code \"><pre class=\"brush: plain; title: ; notranslate\" title=\"\">\n&lt;?php\n    $kendaraan = &#91;&#039;Mobil&#039;, &#039;Motor&#039;, &#039;Sepeda&#039;];\n?&gt;\n<\/pre><\/div>\n\n\n<p>Pada contoh diatas, kita tidak menentukan index pada Data kita secara satu persatu. Sehingga index akan diberikan secara otomatis. Apabila dicontohkan dalam potongan yang lebih detail akan terlihat seperti ini.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-syntaxhighlighter-code \"><pre class=\"brush: plain; title: ; notranslate\" title=\"\">\n&lt;?php\n    $kendaraan = &#91;];\n    $kendaraan&#91;0] = &#039;Mobil&#039;;\n    $kendaraan&#91;1] = &#039;Motor&#039;;\n    $kendaraan&#91;2] = &#039;Sepeda&#039;;\n?&gt;\n<\/pre><\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Array Asosiatif<\/h2>\n\n\n\n<p>Berbeda dengan Array berindex Numeric yang index nya memakai angka, Array Asosiatif ini menggunakan string sebagai Indexnya. Mari kita lihat contohnya dibawah ini<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-syntaxhighlighter-code \"><pre class=\"brush: plain; title: ; notranslate\" title=\"\">\n&lt;?php\n    $students = &#91;\n        &#039;name&#039; =&gt; &#039;Fery&#039;,\n        &#039;email&#039; =&gt; &#039;fery@duniacoding.id&#039;,\n        &#039;phone&#039; =&gt; &#039;1234567890&#039;\n    ];\n?&gt;\n<\/pre><\/div>\n\n\n<p>Untuk mengakses Data diatas, bisa kita panggil berdasarkan indexnya, atau menggunakan <code>foreach<\/code> juga.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-syntaxhighlighter-code \"><pre class=\"brush: plain; title: ; notranslate\" title=\"\">\n&lt;?php\n    $students = &#91;\n        &#039;name&#039; =&gt; &#039;Fery&#039;,\n        &#039;email&#039; =&gt; &#039;fery@duniacoding.id&#039;,\n        &#039;phone&#039; =&gt; &#039;1234567890&#039;\n    ];\n\n    \/\/get students name\n    echo $students&#91;&#039;name&#039;];\n\n    \/\/get all data\n    foreach($students as $key =&gt; $value) {\n        echo $key .&#039; : &#039;. $value;\n        echo &#039;&lt;br&gt;&#039;;\n    }\n?&gt;\n<\/pre><\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Array Multidimensi<\/h2>\n\n\n\n<p>Array multidimensi ini adalah array yang cukup Kompleks, akan tetapi simplenya. didalam Array yang kita buat, ada Array lagi di dalamnya (Array didalam Array).<\/p>\n\n\n\n<p>Bisa dilihat contoh Codingan dibawah ini<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-syntaxhighlighter-code \"><pre class=\"brush: plain; title: ; notranslate\" title=\"\">\n&lt;?php\n    $students = &#91;\n        &#039;name&#039; =&gt; &#039;Fery&#039;,\n        &#039;email&#039; =&gt; &#039;fery@duniacoding.id&#039;,\n        &#039;phone&#039; =&gt; &#039;1234567890&#039;,\n        &#039;hobby&#039; =&gt; &#91;&#039;reading&#039;, &#039;football&#039;],\n        &#039;media&#039; =&gt; &#91;\n            &#039;instagram&#039; =&gt; &#039;ferrycoder&#039;,\n            &#039;twitter&#039; =&gt; &#039;ferrytw&#039;\n        ]\n    ];\n?&gt;\n<\/pre><\/div>\n\n\n<p>Seperti yang ada pada contoh diatas, ada Array <code>hobby<\/code> dan <code>media<\/code> didalam Array <code>$students<\/code>. Seperti itulah penerapan dari Array Multidimensi.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk menampilkan data dari Array Multidimensi ini kita harus memanggil Array yang ada di dalam Array, lalu ketik index nya. Bisa dilihat di contoh dibawah ini.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-syntaxhighlighter-code \"><pre class=\"brush: plain; title: ; notranslate\" title=\"\">\n&lt;?php\n    $students = &#91;\n        &#039;name&#039; =&gt; &#039;Fery&#039;,\n        &#039;email&#039; =&gt; &#039;fery@duniacoding.id&#039;,\n        &#039;phone&#039; =&gt; &#039;1234567890&#039;,\n        &#039;hobby&#039; =&gt; &#91;&#039;reading&#039;, &#039;football&#039;],\n        &#039;media&#039; =&gt; &#91;\n            &#039;instagram&#039; =&gt; &#039;ferrycoder&#039;,\n            &#039;twitter&#039; =&gt; &#039;ferrytw&#039;\n        ]\n    ];\n\n    \/\/Access Hobby\n    echo $students&#91;&#039;hobby&#039;]&#91;0];\n    \/\/Output : reading\n\n    \/\/Access Media\n    echo $students&#91;&#039;meida&#039;]&#91;&#039;instagram&#039;];\n    \/\/Output : ferrycoder\n?&gt;\n<\/pre><\/div>\n\n\n<p>Seperti yang Anda lihat, elemen array multidimensi dapat diakses dengan indeks atau kunci dari elemen tersebut di setiap bagian array.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Beberapa Fungsi Berguna pada Array<\/h2>\n\n\n\n<p>Dibagian ini, kita akan membahas beberapa Fungsi berguna pada Array<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Fungsi <code>count<\/code><\/h2>\n\n\n\n<p>Fungsi <code>count<\/code> adalah fungsi buat menghitung jumlah Data pada Array. <\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-syntaxhighlighter-code \"><pre class=\"brush: plain; title: ; notranslate\" title=\"\">\n&lt;?php\n    $kendaraan = &#91;&#039;Mobil&#039;, &#039;Motor&#039;, &#039;Sepeda&#039;];\n    echo count($kendaraan);\n\n    \/\/Output = 3\n?&gt;\n<\/pre><\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Fungsi <code>array_push<\/code><\/h2>\n\n\n\n<p>Fungsi <code>array_push<\/code> bertujuan untuk menambah data baru pada Array<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-syntaxhighlighter-code \"><pre class=\"brush: plain; title: ; notranslate\" title=\"\">\n&lt;?php\n    $kendaraan = &#91;&#039;Mobil&#039;, &#039;Motor&#039;, &#039;Sepeda&#039;];\n    array_push($kendaraan, &#039;Pesawat&#039;);\n\n    echo &#039;&lt;pre&gt;&#039;;\n    print_r($kendaraan);\n\n    \/\/Output\n    \/\/ Array\n    \/\/ (\n    \/\/     &#91;0] =&gt; Mobil\n    \/\/     &#91;1] =&gt; Motor\n    \/\/     &#91;2] =&gt; Sepeda\n    \/\/     &#91;3] =&gt; Pesawat\n    \/\/ )\n?&gt;\n<\/pre><\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Fungsi <code>array_pop<\/code><\/h2>\n\n\n\n<p>Fungsi <code>array_pop<\/code> berfungsi untuk mengambil data terakhir pada Array<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-syntaxhighlighter-code \"><pre class=\"brush: plain; title: ; notranslate\" title=\"\">\n&lt;?php\n    $kendaraan = &#91;&#039;Mobil&#039;, &#039;Motor&#039;, &#039;Sepeda&#039;];\n    $kendaraan_pop = array_pop($kendaraan);\n\n    echo &#039;&lt;pre&gt;&#039;;\n    print_r($kendaraan);\n\n    \/\/Output\n    \/\/ Array\n    \/\/ (\n    \/\/     &#91;0] =&gt; Mobil\n    \/\/     &#91;1] =&gt; Motor\n    \/\/ )\n?&gt;\n<\/pre><\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesimpulan<\/h2>\n\n\n\n<p>Itu tadi penjelasan tentang Array pada PHP. Kedepannya, Array akan sangat berguna saat teman-teman ingin menjadi Developer kedepannya. Karena memang Array ini bagian dari hampir semua bahasa Pemrograman.<\/p>\n\n\n\n<p>Teman-teman bisa mempelajari Array secara lebih detail di w3school juga. Jangan lupa lihat Playlist Belajar PHP lainnya disini yaa.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li><a href=\"https:\/\/www.w3schools.com\/php\/php_arrays.asp\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">w3school &#8211; Array in PHP<\/a><\/li><li><a href=\"https:\/\/duniacoding.info\/belajar-php-langkah-instalasi-xampp\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Belajar PHP #2 : Cara Instal XAMPP<\/a><\/li><\/ol>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Belajar PHP : Apa itu Array? Dalam Hal Belajar PHP, Array adalah struktur data yang memungkinkan anda untuk menyimpan beberapa Data dalam satu variabel. Data yang disimpan dalam Array memiliki pendamping&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":333,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[8],"tags":[54,53,46],"class_list":["post-308","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tutorial","tag-array","tag-belajar-php","tag-php"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/308","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=308"}],"version-history":[{"count":17,"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/308\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":375,"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/308\/revisions\/375"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/333"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=308"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=308"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=308"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}