{"id":182,"date":"2021-10-28T15:05:35","date_gmt":"2021-10-28T08:05:35","guid":{"rendered":"https:\/\/duniacoding.info\/?p=182"},"modified":"2021-11-11T12:56:46","modified_gmt":"2021-11-11T05:56:46","slug":"pekerjaan-tanpa-coding-populer","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/pekerjaan-tanpa-coding-populer\/","title":{"rendered":"Anak IT Gaharus Ngoding! 5 Pekerjaan Tanpa Coding di Bidang IT Paling Populer"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/duniacoding.info\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/pekerjaan-1024x683.jpg\" alt=\"Pekerjaan IT\" class=\"wp-image-196\" srcset=\"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/pekerjaan-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/pekerjaan-300x200.jpg 300w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/pekerjaan-768x512.jpg 768w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/pekerjaan-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/pekerjaan-360x240.jpg 360w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/pekerjaan.jpg 1920w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Perkembangan teknologi semakin pesat, apalagi didukung dengan tren industri 4.0 yang menjadikan teknologi sebagai ujung tombak serta hal itu memang banyak digaungkan semua orang. Bukan hal yang mengagetkan sih, dimana perkembangan teknologi tersebut memang sangat membantu manusia dalam mempermudah dan menyelesaikan pekerjaan. Sebagai contoh, sekarang hanya dengan berbekal smartphone kita bisa dengan mudah dapat memesan makanan walaupun hanya di rumah saja. Selain itu kita juga dimudahkan dengan aplikasi-aplikasi e-commerce, e-wallet, dan semua sistem yang berbasis online yang tentunya memang bertujuan untuk memudahkan semua orang.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari kondisi tersebut, tentunya membuat semakin banyak startup-startup berdiri dan secara otomatis membuat kebutuhan SDM di bidang IT pun juga ikut meningkat. Tapi tahukan kamu? Profesi yang dibutuhkan itu tak hanya sebagai programmer, melainkan masih banyak posisi lain yang dibutuhkan. Tentunya semuanya masih berhubungan dengan dunia IT. Jadi kamu ga harus merasa salah jurusan ketika kamu sudah kuliah IT, tapi gasuka ngoding \ud83d\ude41<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut adalah pekerjaan tanpa coding di bidang IT yang banyak diminati banyak orang.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">UI\/UX<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"680\" src=\"https:\/\/duniacoding.info\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/ui-ux-designer-1024x680.jpg\" alt=\"UI\/UX Designer\" class=\"wp-image-197\" srcset=\"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/ui-ux-designer-1024x680.jpg 1024w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/ui-ux-designer-300x199.jpg 300w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/ui-ux-designer-768x510.jpg 768w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/ui-ux-designer-1536x1020.jpg 1536w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/ui-ux-designer-360x240.jpg 360w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/ui-ux-designer.jpg 1920w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Pekerjaan tanpa coding pertama yang bisa menjadi opsi adalah menjadi UI\/UX Designer. UI\/UX singkatan dari User Interface dan User Experience. Profesi ini erat berkaitan dengan programmer, terutama Front-End Developer. Didalam UI\/UX sendiri terdiri atas beberapa bagian seperti UI Designer, UX Researcher, UX Engineer, dan lainnya. Tetapi pada intinya seorang UI\/UX ini bertanggungjawab dalam membuat bentuk visual dari rancangan sistem yang telah dibuat berdasarkan banyak pertimbangan dari segi pengguna maupun dari segi engineer. Selain itu seorang UI\/UX harus paham betul arti dari setiap elemen yang disajikan. Dari pemilihan warna, penentuan tata letak dari sebuah button, dan masih banyak hal lainnya. Jadi bener-bener harus penuh dengan filosofi nih gaes hehe<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk rata-rata gaji seorang UI\/UX Designer di Indonesia yang dilansir oleh <a href=\"https:\/\/indeed.com\" target=\"_blank\" data-type=\"URL\" data-id=\"https:\/\/indeed.com\" rel=\"noreferrer noopener\">Indeed.com<\/a> berkisar 4jt bahkan di angka tertinggi bisa mencapai 2-3 kali lipatnya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Desain Grafis<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/duniacoding.info\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/desain-grafis-1024x683.jpg\" alt=\"Desain Grafis\" class=\"wp-image-198\" srcset=\"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/desain-grafis-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/desain-grafis-300x200.jpg 300w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/desain-grafis-768x512.jpg 768w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/desain-grafis-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/desain-grafis-360x240.jpg 360w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/desain-grafis.jpg 1920w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Untuk profesi kedua yang merupakan pekerjaan tanpa coding adalah menjadi seorang Desain Grafis. Profesi ini banyak dibutuhkan hampir di background bisnis apapun. Dari model bisnis konveksi, kuliner, percetakan, dan masih banyak lagi. Karena tugas utama dari seorang desain grafis adalah membuat desain atau ilustrasi dari sebuah ide. Contohnya seperti mendesain poster, mengedit foto, bahkan juga membuat konten promosi. Dengan banyaknya jobdesk yang harus diakomodir dari seorang desain grafis ini, tentunya diperlukan kemampuan yang mumpuni. Kemampuan dalam menggunakan tools seperti Photoshop, Coreldraw, Canva, dll.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk gaji seorang desain grafis sangat beragam, terutama di Indonesia. Untuk seorang desain grafis profesional rata-rata kisaran 3jt &#8211; 8jt. Tetapi pada kenyataannya ada desain grafis yang dibayar dengan 2M (Makasih Mas).<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Digital Marketing<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"682\" src=\"https:\/\/duniacoding.info\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/digital-marketing-1024x682.jpg\" alt=\"Digital Marketing\" class=\"wp-image-199\" srcset=\"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/digital-marketing-1024x682.jpg 1024w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/digital-marketing-300x200.jpg 300w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/digital-marketing-768x512.jpg 768w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/digital-marketing-1536x1023.jpg 1536w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/digital-marketing-360x240.jpg 360w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/digital-marketing.jpg 1920w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Selanjutnya ada pekerjaan tanpa coding lainnya adalah bidang Digital Marketing atau biasa juga disebut dengan Digital Marketer. Bicara tentang Digital Marketing sebenarnya memiliki lingkup yang sangat luas. Di dalam Digital Marketing terdapat beberapa bagian seperti Affiliate Marketing, Content Marketing, Sosial Media Marketing dan SEO (Search Engine Optimization). Dari semua bagian tersebut, pada intinya bagian dari digital marketing tersebut memiliki tanggungjawab untuk mempromosikan product agar menjangkau market yang lebih luas.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Copywriting<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"678\" src=\"https:\/\/duniacoding.info\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/copywriting-1024x678.jpg\" alt=\"Copywriting\" class=\"wp-image-200\" srcset=\"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/copywriting-1024x678.jpg 1024w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/copywriting-300x199.jpg 300w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/copywriting-768x508.jpg 768w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/copywriting-1536x1017.jpg 1536w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/copywriting.jpg 1920w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Copywriting merupakan salahsatu profesi yang jarang disadari banyak orang. Cara kerjanya mungkin hampir sama dengan programmer, yaitu sama sama ngetik. Tapi bedanya copywriting lebih berfokus pada penulisan redaksi atau caption untuk konten promosi maupun artikel. Jadi profesi ini bisa tetap dikategorikan sebagai pekerjaan tanpa coding. Di dalam copywriting terdapat beberapa bagian yaitu SEO Copywriting, Brand Copywriting, Marketing Copywriting, Direct Response Copywriting dan Technical Copywriting.<\/p>\n\n\n\n<p>Profesi ini mungkin dianggap simpel bagi beberapa orang, tetapi pada kenyataan perlu teknik khusus dalam penulisan artikel atau cara membuat sebuah redaksi. Jadi gabisa asal-asalan dalam memilih kata yang tepat. Hal ini tentunya harus disesuaikan dengan product, goals dan strategi untuk menjangkau lebih banyak audience.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Quality Assurance<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"681\" src=\"https:\/\/duniacoding.info\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/checklist-1024x681.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-203\" srcset=\"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/checklist-1024x681.jpg 1024w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/checklist-300x200.jpg 300w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/checklist-768x511.jpg 768w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/checklist-1536x1022.jpg 1536w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/checklist-360x240.jpg 360w, https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/checklist.jpg 1920w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Untuk pekerjaan tanpa coding selanjutnya adalah menjadi seorang Quality Assurance. Profesi ini terhitung baru di Indonesia. Tugas utama dari seorang QA adalah memastikan sistem yang telah dibuat oleh programmer berjalan sesuai rancangan dan memenuhi standar yang telah ditentukan. Takhanya melakukan testing, tetapi seorang QA juga memiliki kewajiban untuk mendokumentasikan apa yang mereka kerjakan. Jadi takhanya mengoreksi dan berkomentar aja ya kawan hehe<\/p>\n\n\n\n<p>Walaupun terlihat simple cara kerjanya, menjadi seorang QA diperlukan ketelitian dan kejelian dalam menjalankan tugasnya. Karena produk atau aplikasi yang telah launching sudah menjadi tanggungjawab QA jikalau nanti ketika produk di tangan user mendapati sebuah bug.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Ya barusan merupakan beberapa pekerjaan tanpa coding yang bisa jadi opsi buat kalian yang gasuka ngoding tapi pengen tetep kerja di bidang IT. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain kelima profesi tadi, menurut kalian apalagi yang merupakan pekerjaan tanpa coding? Jawab di kolom komentar ya!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perkembangan teknologi semakin pesat, apalagi didukung dengan tren industri 4.0 yang menjadikan teknologi sebagai ujung tombak serta hal itu memang banyak digaungkan semua orang. Bukan hal yang mengagetkan sih, dimana perkembangan&#46;&#46;&#46;<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":196,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[35,33,32,30,34,31],"class_list":["post-182","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pengetahuan","tag-copywriting","tag-desain-grafis","tag-digital-marketing","tag-profesi-it","tag-quality-assurance","tag-ui-ux"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/182","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=182"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/182\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":204,"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/182\/revisions\/204"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/196"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=182"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=182"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/duniacoding.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=182"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}